0859-2616-1681 apresiadotco@gmail.com

Verb adalah kata yang menunjukkan adanya aktivitas (baik berupa tingkah laku, tindakan, perbuatan ataupun gerak) serta menunjukkan makna suatu kondisi atau keadaan.

ORDINARY VERB

Transitive Verb

Transitive Verb (T/Vt)) : Kata kerja yang membutuhkan Object. Seperti eat, drink, touch, write, borrow, bring, write, read, knock, put, study, give, send, etc.

e.g. My friend  reads  a novel.

              S              Vt          O

Jenis-jenis Transitive Verb :

  • Monotransitive Verb → Kata kerja yang hanya memiliki satu jenis Object.

e.g. Many students study English for USM PKN STAN’s preparation.

  • Ditransitive Verb → Kata kerja yang memiliki dua jenis object, yaitu “Direct Object” (DO) dan “Indirect Object” (IO).

e.g. My father gave   me  some money.

                           Vt     IO          DO

Pola :

– S + Vt + IO + DO
– S + Vt + DO + to/for + IO
  • Direct Object    = Something
  • Indirect Object = Somebody

e.g. A teacher is standing (in the front of class).

Intransitive Verb

Kata kerja yang tidak membutuhkan Object (sasaran pekerjaan). Seperti swim, sleep, stand, sit, come, go, run, work, etc.

Berikut ini merupakan beberapa jenis “Linking Verb” beserta contohnya:

AUXILIARY VERB

Kata kerja bantu yang berfungsi untuk membentuk “Tenses” dan memberi makna tambahan pada suatu aktivitas.

Primary Auxiliary

Kata kerja bantu yang berfungsi untuk membentuk “Tenses” namun tidak memberikan makna tambah.

Jenis Auxiliary : be (is/am/are, was/were, been, being, be), do/does, did, have/has, had.

Modal Auxiliary

Kata kerja bantu yang berfungsi untuk membentuk “Tenses” dan memberi makna tambah.

Jenis Modal Aux : Can, could (bisa/bisakah); will, would, shall, should (akan/akankah); may, might (mungkinkah/bolehkah, “may” juga bisa bermakna semoga ketika bermakna “wish”); dan must (pasti/harus).

Pola : S + Modals + Vbi (Bare Infinitive)

e.g.
May God bless you. (tidak boleh “May God blesses you”)
She will has have talked loudly. (Meskipun subject-nya “She” tidak boleh “has”)

Dengan mengetahui perbedaan antara Ordinary Verb dan Auxiliary Verb, nantinya kita bisa membedakan karakter kalimat. Dalam bahasa Inggris terdapat dua jenis kalimat berdasarkan kata kerjanya, yaitu Kalimat Verbal dan Kalimat Nominal.

  • Kalimat Nominal, yaitu kalimat yang Ordinary Verb-nya berupa anggota (to) be: is/am/are, was/were, been, being dan be. Kalimat Nominal biasanya bermakna kondisi/keadaan.

e.g.
You are at home.[1]
My brother has been a policeman.[2]

  • Kalimat Verbal, yaitu kalimat yang Ordinary Verb-nya bukan berupa anggota (to) be. Kalimat Verbal ini biasanya bermakna aktivitas atau berupa kegiatan fisik.

e.g.
You are staying at home.[3]
My brother has been working as a policeman.[4]

CAUSATIVE VERBS

Beberapa kata kerja seperti “Get, Have, Make, Let, Help” (GeHaMaLeHe) yang menyebabkan suatu kejadian atau aktivitas lain terjadi. Atau secara sederhananya, causative verbs merupakan merupakan kata kerja yang digunakan untuk meminta/menyuruh oranglain atau sesuatu untuk melakukan satu aktivitas atau pekerjaan. Berikut ini merupakan rincian dari beberapa jenis causative verbs tersebut.

GET (= Persuade)

Pola :

S + Get + O (persons) + to Infinitive→ Makna Aktif
S + Get + O (things) + Past Participle (V3)→ Makna Pasif

e.g.

  • My little brother gets my father to buy him a new toy. → Active Meaning
  • My little bother gets a new toy bought (by my father). → Passive Meaning

NOTE : Verb Causative ‘get’ mempunyai sinonim yaitu ‘persuade’, seperti :

  • The employees persuade their employer to give their bonus. → Active Meaning
  • The employees persuade their bonus to be given. → Passive Meaning

HAVE (= Ask)

Pola :

S + Have + O (persons) + bare Infinitive (V1)→ Makna Aktif
S + Have + O (things) + Past Participle (V3)→ Makna Pasif

e.g.

  • My wife had me bring her smartphone in the bedroom. → Active Meaning
  • My wife had her smartphone brought (by me) the bedroom. → Passive Meaning

NOTE : Verb Causative ‘have (has/had)’ mempunyai sinonim, yaitu ‘ask’ yang dikuti “to Inf.”

  • I ask my mother to forgive my mistakes. → Active Meaning
  • I ask my mistakes to be forgiven (by my mother). → Passive Meaning (Jarang)

MAKE (Force/Require)

Pola :

S + Make + O + bare Infinitive (V1)

e.g.

  • My friend always makes me finish his assignment.

NOTE :

  • Jika ‘make’ dibuat menjadi pasif, maka yang terletak sesudahnya harus “to Infinitive”

e.g. I am always made (by my friend) to finish his assignment.

  • Verb Causative ‘make’ memiliki sinonim, yaitu ‘force’ dan ‘require’ yang diikuti oleh “to Infinitive”. Perbedaannya adalah ‘require’ biasanya menyatakan bahwa sesuatu tersebut mengandung aturan yang harus dipatuhi, sementara ‘force’ menyatakan suatu paksaan, tekanan yang kuat atau bahkan terkesan ancaman.

e.g. 

Gita forced Armand to marry her as soon as possible.

The school requires the students to wear uniforms.

LET (= Allow)

Pola :

S + Let + O + bare Infinitive (V1)

e.g.

  • Don’t you give up. I won’t give up. Let me love you!
  • You only know that you love her when you let her go.

NOTE : Causative Verb ‘Let’ memiliki sinonim, yaitu ‘allow’ yang diikuti ‘to Infinitive’

  • My mother will allow me to marry whom I love as long as she is kind.

HELP

Pola :

S + Help + O + bare Infinitive (V1)
 S + Help + O + to Infinitive (to V1 murni)

e.g.

  • All of my brothers help my father paint the whole house.
  • Please, help me to lift this huge box!*

* NOTE : “Help” jika diikuti ‘to Infinitive’ tidak umum (uncommon). Lebih sering diikuti Vbi.


[1] “Are” satu-satunya Verb dalam kalimat, maka “are” jadi Ordinary Verb

[2] Jika terdapat lebih dari satu Verb, maka Ordinary Verb-nya adalah “been” (verb yang paling belakang)

[3] Meskipun terdapat “are + staying”, yang menjadi Ordinary Verb-nya adalah “staying” (verb paling belakang jika terdapat lebih dari satu verb), sedangkan “are” sebagai auxiliary.

[4] Terdapat tiga verb (has + been + working), Ordinary Verb-nya adalah “working” sementara sisanya adalah Auxiliary Verb.