0859-2616-1681 apresiadotco@gmail.com

Pronoun ialah kata yang digunakan untuk menggantikan kata benda (Noun).

Singular Form (Bentuk Tunggal)

Plural Form (Bentuk Jamak)

Kinds of Pronoun :

1. PERSONAL PRONOUN → Kata ganti orang atau benda sebagai subjek atau objek.

  • Subjective Pronoun (Pronoun sebagai subjek)

e.g.

Who is Farid? “He is a student of Melbourne University”.

  • Objective Pronoun (Pronoun sebagai objek)

e.g.

I saw Farid dan Zabidy, then they called me to come to them.

2. POSSESSIVE PRONOUN → Pronoun yang bermakna kepemilikan (tidak disertai Noun).

Kinds = mine, yours, ours, theirs, his, hers.

e.g. 

This is your bicycle. (possessive adjective = your + noun)

This bicycle is yours. (possessive pronoun = yours + noun)

3. REFLEXIVE PRONOUN → Kata ganti yang menjadi pantulan dari subjek ketika objek dan subjeknya sama/sejenis, serta seringkali dimaknai “… sendiri (an)”.

e.g. 

They love them/themselves. (tidak boleh “them” ketika subjeknya berupa “they”)

Andy always goes to school by himself*.

* NOTE : Untuk mendeskripsikan makna sendirian (=alone) bisa menggunakan pola: By + reflexive pronoun

4. INDEFINITE PRONOUN → Pronoun yang digunakan untuk menggantikan orang ataupun benda yang jenisnya tidak jelas.

e.g. 

Everybody are/is changing.*

Do you have anything else you want to ask?

*NOTE : Semua Indefinite Pronoun tanpa terkecuali jika berfungsi sebagai subjek harus singular.

5. “OTHER” PRONOUN → Pronoun yang bermakna “yang lain (nya)”.

e.g. 

The students in the class come from many countries. One of the students is from Japan. Another student is from Singapore. Another is from China. Other students are from Chile, and others are from Indonesia.

My brother has three dictionaries. One of them is Longman, and the other dictionaries are Oxford (the others dictionaries are Oxford).

THE USE OF OTHER(S)

1. ANOTHER

  • Another sebagai adjective selalu diikuti oleh kata benda tunggal (singular nouns), tidak pernah diikuti kata benda jamak (plural nouns). Kesalahan yang sering dijumpai adalah banyak yang masih menggunakan kata : another people.  Ini tidak boleh, karena ‘people’ itu plural.
  • Another sebagai  kata ganti (pronoun) berdiri sendiri. Jika diterjemahkan artinya ‘yang lain’. Another sebagai pronoun digunakan untuk menghindari pengulangan kata benda yang tidak perlu.
  • Another sebagai tambahan biasanya digunakan untuk meminta lagi atau menambah waktu lagi. Another untuk tambahan bisa diikuti oleh jumlah bilangan, (another five years = lima tahun lagi).
  • Another bermakna nonspesific atau sembarang, artinya banyak opsi/pilihan/alternatif walaupun tetap harus ingat bahwa pilihan yang kita pilih tetap satu.

Contoh-contoh penggunaan another :

  • This door is broken. Use another door.

Gunakan pintu yang lain yang mana saja, banyak pilihan pintu. Tentu saja yang kita butuhkan hanya satu pintu untuk masuk atau keluar.

  • She was everything for me. It would be difficult for me to find another like her.

Another‘ pada contoh di atas tidak diikuti oleh noun tapi tentu saja kita mengerti yang dimaksud adalah another girl atau seorang gadis lain sembarang sebagai pengganti kekasih atau istrinya.

  • This cake is delicious. Can I have another slice please?

Kalimat di atas sering digunakan sebagai permohonan untuk meminta tambahan atau meminta lagi. Banyak potongan kue yang enak namun orang saya hanya meminta sepotong lagi.

2. THE OTHER (tanpa ‘s’)

  • The other bisa diikuti oleh singular nouns atau plural nouns (di sini dijelaskan penggunaan singular atau tunggal terlebih dahulu).
  • The other sebagai pronoun berdiri sendiri.
  • The other merujuk pada benda/orang yang tersisa yang jumlahnya satu.
  • The other adalah spesific, artinya benda/orang yang maksud sudah jelas. Jika benda atau orangnya berjumlah dua, maka ‘the other‘ artinya yang satunya lagi, namun jika lebih dari dua, ‘the other’ artinya yang terakhir atau satu yang tersisa.

Contoh-contoh penggunaan the other (tanpa ‘s’)

  • Jaka has bought two imported English dictionaries. One is Oxford and the other (dictionary) is Longman.

Kalimat ini menyatakan bahwa Jaka membeli dua kamus bahasa Inggris, satu kamus berupa Oxford dan satunya lagi (sisanya) berupa Longman.

  • She has two cats. One is under the table. Where is the other?

Kata ‘the other’ di atas adalah pronoun, maksudnya adalah ‘the other cat’, kucing yang satunya lagi (dari dua kucing).

  • The bank is on the other side of the street.

Setiap jalan hanya ada dua sisi, sisi yang dimaksud dan sisi yang satunya lagi.

3. OTHERS

  • Other (tanpa ‘s’) sebagai adjective bisa diikuti plural nouns atau uncountable nouns.
  • Others (dengan ‘s’) sebagai pronoun berdiri sendiri dan TIDAK bisa diikuti oleh noun karena sudah plural.
  • Others itu nonspesific, artinya sembarang (hampir sama dengan another, bedanya another bermakna tunggal)
  • Other bisa didahului oleh kata, some, any, each, no, etc.

Contoh-contoh penggunaan  others (untuk plural)

  • She is so selfish. She doesn’t care about other people/others.

Dia tidak peduli pada yang lain atau orang lain (tidak terbatas/siapa saja).

  • This is not the only answer of the questions. There are other answers/others.

Ini bukan satu-satunya jawaban. Ada jawaban-jawaban yang lainnya.

4. THE OTHERS

  • The other (tanpa ‘s’) bisa diikuti oleh singular nouns maupun plural nouns.
  • The others (dengan ‘s’) sebagai pronoun TIDAK bisa diikuti oleh nouns.
  • The other (dengan atau tanpa ‘s’) adalah spesific, artinya merujuk pada benda/orang, dsb yang tersisa.

Contoh-contoh penggunaan  the other(untuk plural)

  • There were three books on my table. One is here. Where are the other books/the others?

Ada tiga buku, berarti sisanya ada dua buku, maka dalam hal ini gunakan ‘the other books‘ atau ‘the others’ (tanpa noun).

  • I and my four brothers visited our grandmother. After three days there, I wanted to leave but the other people/the others wanted to stay longer.

Saya ingin pergi, tapi yang lain atau orang lain (4 saudara saya) ingin tinggal lebih lama. Jadi jelas orang-orang itu adalah spesific atau tertentu.

VIDEO TERKAIT MATERI “PRONOUN”:

  1. KUY… KITA BELAJAR BARENG TENTANG PRONOUN (KATA GANTI)
  2. TERLALU POSSESSIVE! AKHIRNYA PRONOUN INI SELAMANYA MENYENDIRI