0859-2616-1681 apresiadotco@gmail.com


Ciri-ciri Kata dalam Suffix



  • Noun

NOUN (as Subject) + Vt + NOUN (as Object)

Preposition + NOUN

  • Adjective + Noun

beautiful girl // different/differently object

  • Jika ada “be (is/am/are, etc.)” atau Linking Verb (appear/ become/ look/ seem/ sound/ turn, etc.), dahulukan adjective.

You are beautiful. (bukan beauty/beautify/ beautifully)

Your voice sounds horrible. (bukan “horribly”)

  •  Adverb + Adjective = extremely slow
  • Adverb (degree) + Adverb (manner) = totally slowly
  • Adverb + Ving/V3 = (was) strongly built

NOTE: Adverb bisa terletak diantara dua verb


The areas have officially developed.

Adv tidak bisa terletak di antara Verb dan Object

e.g. The writer rewrote totally the story.


  • Climate is the primarily force that distinguishes one biome, or major terrestrial region, from another.

Penjelasan: Kata “primarily” (adverb) salah dan seharusnya diganti menjadi “primary” (adjective) karena kata tersebut menjelaskan “the . . . force” (Noun)—yang bisa menjelaskan Noun hanyalah adjective.

  • The original aim of encyclopedias was to provide a general educational.

Penjelasan: Kata “educational” (adjective) seharusnya diubah menjadi “education” (Noun) karena kata tersebut berfungsi sebagai Object dari “provide” (Verb Transitive—butuh objek berupa Noun).

  • The able of a clarinet to blend and contrast with other instruments makes it popular for chamber music and as a solo instrument.

Penjelasan: Kata “able” (adjective) seharusnya diubah menjadi “ability” (Noun) karena kata tersebut berfungsi sebagai Subject dari “makes” (Verb). Selain itu, kata yang bisa diapit oleh “the” dan “of” hanyalah Noun (the NOUN of…).

  • The Congress of the United States can initiate legislation and significantly amend or rejection Presidential legislative proposals.

Penjelasan: Kata “rejection” (Noun) seharunya diubah menjadi “reject” (Verb) karena harus setara (Parallelism) secara bentuk kata dengan “(significantly) amend” (Verb) yang terletak sebelum Conjunction “or”. Sementara itu, “initiate legislation” (VERB + Noun as Object) sudah setara dengan “significantly amend” (adverb + VERB).


Kesalahan dalam penggunaan bentuk verb terkait dengan finite/non-finite, active/passive form, subject-verb agreement, dan gerund/to infinitive form.

  • Finite Verb: Kata kerja ‘asli’ yang bisa berfungsi sebagai main verb (predikat), biasanya berpola tenses, seperti dalam kalimat “The man is traveling to Raja Ampat” (kata “is traveling” adalah finite verb).
  • Non-Finite Verb: Kata kerja ‘palsu’ yang tidak bisa berfungsi sebagai main verb (predikat), biasanya berbentuk “V-ing” atau “V3 (V-ed)” yang tidak didahului oleh auxiliary verb (is/am/are…; have/has, etc), seperti pada kalimat: “The man traveling to Raja Ampat got accident” (kata “traveling” adalah non-finite verb, sebagai adjective bukan sebagai main verb).
  • Active Voice: Kalimat yang melibatkan pola tenses yang aktif, yaitu subjeknya melakukan suatu aktivitas, seperti pada kalimat “The lady has bought the newest novel of JK. Rowling”.
  • Passive Voice: Kalimat yang melibatkan pola tenses yang pasif, yaitu subjeknya dikenai pekerjaan atau aktivitas dan verb atau predikatnya terdapat pola “be + V3”, seperti pada kalimat “The newest novel of JK. Rowling has been bought by the lady”.
  • Subject-Verb Agreement: Ketentuan subjek dan predikatnya di mana apabila subjeknya berbentuk tunggal (singular), maka predikatnya pun juga harus berbentuk singular, dan begitupun juga apabila subjek yang digunakan berbentuk jamak (plural), maka predikatnya pun juga harus plural. Seperti pada kalimat “Every child is always using the smartphone” (subjek pada frasa “every child” berbentuk singular, sehingga predikatnya pun pada verb “is using” juga harus singular).
  • Gerund/Infinitve Forms: Pola kata yang melibatkan gerund (V-ing yang fungsinya disamakan dengan noun yang bisa berfungsi sebagai subjek maupun objek) serta saling menggantikan dengan dengan infinitive, seperti pada kalimat “The man finished reading the newest novel of JK. Rowling”.


  • Each of the four types of human teeth are suited for a specific purpose.

Penjelasan: Kata kerja “are suited” (Plural Verb) seharusnya diubah menjadi “is suited” (Singular Verb) karena harus sesuai dengan Subject-nya yaitu “Each of the four types…” (Each—Singular Pronoun).

  • In 1944, Charles Michener has devised a system for classifying the approximate 20.000 species of bees.

Penjelasan: Kata kerja “has devised” (Present Perfect” seharusnya diubah menjadi “devised” (Simple Past) karena harus sesuai dengan keterangan waktu lampau yaitu “in 1944”.

  • Geothermal energy is energy obtaining by using heat from the Earth’s interior.

Penjelasan: Kata kerja “obtaining” (Present Participle—makna aktif) seharusnya diubah menjadi “obtained” (Past Participle—makna pasif).

  • Frogs and certain kinds of birds use their tongues to catching insects.

Penjelasan: Kata kerja “catching” (Gerund) seharusnya diubah menjadi “catch” (Bare Infinitive) karena didahului oleh “to” (to Infinitive).

Kesesuaian antara Subjek dan Predikat (Subject-Verb Agreement)

  • Kesesuaian Subject dengan Verbnya (jamak/tunggal) menggunakan “quantity”


The number of jobless people have/has increased.

A number of jobless people have/has gotten new jobs.

  • Kesesuaian subject-verb yang menggunakan Indefinite Pronoun (kata ganti yang merujuk pada orang atau benda yang tidak jelas, “someone/body, everyone/body, anyone/body, no one/body, etc.).


In the East, all the religions preach ego lessness, so in the East, everybody are/is against the ego from the beginning.

  • Kesesuaian subject-verb yang menggunakan “measurement” (ukuran/takaran) dari money, time, distance, volume, etc.


10 minutes are/is enough for me to finish this homework.

  • Kesesuaian subject-verb yang disisipi “apposition” (penjelasan tambahan).

Pola: Subject, + appositive, + Verb (sesuai dengan ‘subject’, bukan dengan ‘appositive’)


Nuclear fusion, one of the most effective ways of separating carbon and oxygen atoms, are/is being used with deadly intent by some countries.

Subject with “Addition” (in addition to, along with, as well as, together with, including, etc.)


Tulus along with some other indie bands gives/give a great performance at Java Jazz.

  • Kesesuaian subject-verb yang disisipi “prepositional phrase” (frasa kata depan).

Pola: Noun [Prep. Noun + Prep. Noun…] + Verb (tergantung Noun yang paling depan)


The president of Indonesia with some of the ministers are/is watching Indonesia vs Iceland at SUGBK.